https://www.canva.com/desain/DAGxIkyV6MQ/O2_x-PbhZGLFR8Cwr_FOhg/tampilkan?utm_content=DAGxIkyV6MQ&utm_campaign=designshare&utm_medium=link2&utm_source=uniquelinks&utlId=h625e98ce9f
Monday, August 25, 2025
Poster Sistem peredaran darah
Wednesday, August 20, 2025
Organ pencernaan manusia dan fungsinya yang menakjubkan
Sistem pencernaan manusia adalah sebuah perjalanan menakjubkan yang melibatkan berbagai organ dan proses kompleks untuk mengubah makanan menjadi energi dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh. Organ-organ utama dalam sistem pencernaan meliputi mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus, dengan tambahan organ lain seperti hati, pankreas, dan kantung empedu yang juga berperan penting.
Sumber:(Wikipedia)
Hubungan antar sistem tubuh
Sistem pernapasan, peredaran darah, dan pencernaan saling berhubungan erat dalam tubuh manusia, bekerja sama untuk memastikan fungsi vital tubuh berjalan optimal. Sistem pernapasan memasok oksigen yang dibutuhkan oleh sel-sel tubuh, sementara sistem peredaran darah mengangkut oksigen dan nutrisi ke seluruh tubuh serta membuang limbah. Sistem pemrosesan makanan untuk menghasilkan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh, dan sebagian nutrisi tersebut diangkut oleh darah.
Ketiga sistem ini saling bergantung dan bekerja sama untuk menjaga homeostasis (keseimbangan internal) tubuh. Sistem pernapasan menyediakan oksigen, sistem pencernaan menyediakan nutrisi, dan sistem peredaran darah mengangkut keduanya serta membuang limbah. Jika salah satu sistem mengalami gangguan, maka akan berdampak pada sistem lainnya, menurut beberapa penelitian.
sumber:(zeniuseducation)
sistem ekskresi
Sistem ekskresi adalah sistem dalam tubuh makhluk hidup yang bertugas membuang zat sisa metabolisme yang sudah tidak berguna dan berpotensi meracuni tubuh. Organ-organ yang berperan dalam sistem ekskresi pada manusia antara lain ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.
Sistem ekskresi sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh. Jika zat sisa metabolisme tidak dibuang, dapat menumpuk dalam tubuh dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan, bahkan keracunan.
sumber:(wikipedia),(ruangguru)
Sumber:(alodoc)
Cara kerja sistem pernapasan
Proses pernapasan meliputi pengambilan oksigen (O2) dari udara dan mengeluarkan karbon dioksida (CO2) sebagai limbah metabolisme. Oksigen yang dihirup masuk melalui hidung atau mulut, melewati tenggorokan (laring), trakea, dan akhirnya mencapai paru-paru. Di dalam paru-paru, tepatnya di alveoli (kantung udara kecil), terjadi pertukaran gas antara oksigen dan karbon dioksida. Oksigen masuk ke dalam pembuluh darah (kapiler) yang mengelilingi alveoli, sementara karbon dioksida dari darah masuk ke dalam alveoli untuk dikeluarkan saat mendorong pernafasan.
Oksigen:Sangat penting untuk proses metabolisme sel, yaitu proses menghasilkan energi dari makanan.
Karbon Dioksida:Merupakan produk limbah dari metabolisme sel dan harus dikeluarkan dari tubuh untuk mencegah pankreas yang dapat membahayakan.
sumber :(alodokter.com)
sumber:(tirto.id)
rahasia sistem peredaran darah
Rahasia sistem peredaran darah dari jantung ke jantung terletak pada kombinasi pembuluh darah anatomi dan mekanisme fisiologis yang memungkinkan pertukaran zat yang efisien antara darah dan jaringan tubuh. Jantung menghancurkan darah kaya oksigen melalui arteri, yang kemudian bercabang menjadi arteri yang lebih kecil hingga mencapai kapiler. Kapiler, dengan dindingnya yang tipis, memungkinkan oksigen dan nutrisi untuk berdifusi ke sel-sel tubuh, sementara produk limbah dari sel-sel tersebut masuk ke dalam darah untuk dibawa kembali ke jantung melalui sistem vena.
Jantung sebagai Pompa:
Jantung, dengan kontraksi ototnya, bertindak sebagai pompa yang mendorong darah ke seluruh tubuh. Bilik kiri jantung (ventrikel kiri) memompa darah kaya oksigen ke aorta, arteri utama.
Arteri dan Arteriol : mengalir dari aorta ke arteri darah yang lebih kecil, dan kemudian ke arteriol. Arteriol berfungsi untuk mengatur aliran darah ke kapiler.
Kapiler: Tempat Pertukaran Zat: Kapiler adalah pembuluh darah terkecil dengan dinding yang sangat tipis, memungkinkan pertukaran oksigen, nutrisi, dan produk limbah antara darah dan sel-sel tubuh.
Vena dan Venula: Darah yang telah melepaskan oksigen dan nutrisi, serta membawa produk limbah, dikumpulkan oleh venula, yang kemudian menyatu menjadi vena. Vena membawa darah kembali ke jantung, dimulai dari serambi kanan (atrium kanan).
Sistem Peredaran Darah Pulmonal: yang kembali ke darah jantung dari seluruh tubuh, yang mengandung karbon dioksida, dipompa oleh bilik kanan jantung (ventrikel kanan) ke paru-paru melalui arteri pulmonalis. Di paru-paru, terjadi pertukaran gas, karbon dioksida dilepaskan, dan oksigen diambil. yang kaya oksigen kemudian kembali ke jantung melalui vena pulmonalis dan masuk ke bilik kiri jantung (atrium kiri) untuk memulai siklus peredaran darah sistemik kembali.
Sumber:(kompasiana.com),(aladoktet.com).(buku paket bab 2 kurikulum merdeka)
mengenal sistem pencernaan
Sistem pencernaan pada manusia bisa diibaratkan sebagai mesin pengolah makanan yang kompleks. Organ-organ utama yang terlibat adalah mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, rektum, dan anus.
Mulut, Tempat dimulainya pencernaan mekanik (dengan mengunyah) dan kimiawi (dengan bantuan enzim amilase dalam air liur). Kerongkongan (Esofagus),Saluran yang menghubungkan mulut ke lambung, berfungsi mengantarkan makanan melalui gerakan peristaltik (gerakan otot). Lambung bantuan,Tempat makanan dicerna lebih lanjut dengan asam lambung dan enzim, serta mengalami mekanik pencernaan dengan gerakan otot lambung. Usus Halus,Tempat penyerapan nutrisi utama dari makanan yang telah dicerna, dengan bantuan enzim dari pankreas dan cairan empedu dari hati. Usus Besar,Tempat penyerapan udara dan elektrolit dari sisa makanan, serta pembentukan feses.Rektum,Bagian akhir besar usus yang menampung feses sebelum dikeluarkan melalui anus. Dubur,Lubang tempat keluarnya feses dari tubuh.
Sumber:(buku paket bab 2 kurikulum merdeka)








